Sabtu, 23 Februari 2019

23 Februari

pexels

anggap saja puisi adalah cara
terampuh bersahabat dengan jauh.

kutulis ini setelah meeting yang padat.
berlembar-lembar draft,
bercangkir-cangkir kopi, dan berkali-kali
revisi kerjaan yang membingungkan.

selamat menikmati perayaan.
kita akan rayakan ini kemudian.
kapan yang entah kapannya.

silakan mulai dengan ceritamu.
mungkin kususul dengan ceritaku.
ceritakan tentang apapun.
sesukamu dan sebisamu.
tentang musim dingin, tetangga usil,
jalan menjelang pagi, pelabuhan kecil,
pantai berangin, sore dalam kartu pos,
burung-burung di halaman gereja,
aneh dan lucunya orang-orang sana,
atau apa saja.

akan kucoba ada untuk mendengar.
kucoba mendengar biar paham.
lalu kucoba paham agar mengerti.

selamat mengulang tahun.
selamat mengamini doa-doa baik.
semoga bahagia kita dilekaskan.
***

—dikutip dari 1202 oleh monstreza

Minggu, 11 Februari 2018

Sedikit Berevolusi

Hai, blog yang sudah cukup berdebu.
Maafkan kalau selama setahun tak sekalipun sempat bercerita denganmu. Padahal dalam waktu 365 hari itu ada saja momen yang akhirnya melekat di ingatan. Mungkin kali ini hanya akan mengajak flashback sedikit saja.

Satu tahun lebih belakangan ini, siklus hidup saya ‘sedikit’ berubah. Saya tetap wajib bangun pagi, hanya saja tujuannya berbeda. Yakni ke kantor, tempat saya bekerja, mengumpulkan rupiah. Saya bersyukur bisa mendapat tempat kerja yang sesuai dengan apa yang saya sukai, kurang lebih sama perasaannya ketika saya diterima di kampus yang saya inginkan. Meski lingkungan kantor dengan kampus itu jauh berbeda. Candaan kelas receh terganti dengan candaan orang dewasa. Atau perbincangan diskusi teori tergantikan dengan tipe rumah yang harganya miring & layak huni.

Perempuan yang usianya 23 1/4 tahun ini sepertinya masih belum paham untuk ikut dalam bahasan seperti ini. Oleh karena itu, seringkali ajakan teman kampus seperti “Ke Secangkir kuy” atau “Dilan deh” (iya, qu sudah nonton~) langsung saya iyakan hari itu juga meski hari sudah sangat gelap. Alasannya ya bosan saja. Beruntunglah yang masih diberi kesempatan untuk bertatap muka dengan kawan lama. Selain berhalangan karena kesibukan bekerja, kadang ada juga yang berhalangan karena sudah sibuk berkeluarga. Yes. Keluarga.

Welcome to the waves. 😂

Arus di mana grup angkatan ramai kalau isinya undangan resepsi. Isi media sosial Instagram stories bahkan sampai saya hapal ritmenya. Ketika weekdays di pagi hari adalah perjalanan menuju atau suasana kantor, kemudian petang hingga malam adalah waktu berkumpul dengan teman atau keluarga (bagi yang sudah), sedangkan weekend isinya balita yang menggemaskan, atau acara lamaran. Tidak terasa, circle pun berevolusi.

Saya cukup bahagia dengan arus yang mengalir ini. Setidaknya, saya masih bisa ikut merasakan gelak tawa  dan haru bahagia orang-orang terdekat sebagai obat penawar ketika mengingat semakin curamnya ujian yang harus dihadapi seiring bertambahnya usia.

By the way, tahun ini sepertinya saya akan banyak jalan-jalan. Doakan semoga saya bisa menyicil mimpi-mimpi saya yang masih banyak. Yang nanti akan saya ceritakan. Nanti.

Kamis, 29 Desember 2016

Ilustrasi Kostum Tradisional

Jika ada yang bertanya karya apa yang paling saya nikmati proses pengerjaannya (hingga saat ini), dengan senyum lebar menjawab: ilustrasi, dengan pakaian tradisional. Selama ini saya merasa bukan seorang yang detail-person. Tapi ketika saya coba-coba menggambar dan terima request karakter dengan pakaian tradisional dari beberapa daerah, ternyata menyenangkan! Beragam dan warna-warni. Slogan iklan kipas angin banget, cinta produk Indonesia.♡

A photo posted by Tristania Indah Wardhany (@tristaniaindah) on


A photo posted by Tristania Indah Wardhany (@tristaniaindah) on

Baju Pokko' dari adat Toraja, Sulawesi Selatan. Paling syukak!
Gabungan dua baju adat, Minang dan Bugis. Ilustrasi pesanan klien yang sekarang sudah terkirim di Soppeng.

...dan masih akan terus bertambah seiring pergerakan waktu, doakan saja.
:)

Silakan email saya tristaniaindah@gmail.com kalau ingin dibuatkan dengan tema serupa, dengan beberapa persetujuan pastinya. Ngobrol aja dulu, siapa tau cocok.

Jumat, 02 Oktober 2015

Post a Photo and Explain It


Selamat dini hari, blog. Belakangan ini saya sedang sering-seringnya menahan untuk tidak tidur sampai diatas jam 1 pagi, melakukan apapun itu. Rasanya asyik saja sementara orang-orang sudah terlelap, menuntaskan kerjaan ataupun kerjaan jauh lebih fokus, tidak terganggu sana-sini.

Masih postingan challenge, kali ini berjudul "Post a Photo and Explain It".


Saya kenal makhluk ini hampir tiga tahun lebih. Orang-orang yang sering berada di koridor jurusan, himpunan, ataupun kantin mace sudah hapal kelakuannya yang 'aneh'. Tapi entah ini perspektif saya saja atau bukan, he's an ordinary person, yet serious a bit. Saya percaya bahwa selalu ada hal baru yang bisa dipelajari dari yang penting hingga penting banget atau penting saja, setiap kali saya mengenal orang. Termasuk dia. Terimakasih sudah menjadi penyebab sulit tidur maupun bangun. Habis, kau terlihat nyata di mimpi itu. Ayo, realisasikan. (?).

Ngomong-ngomong, semoga panjang umur untuk tanggal 1 bulan lalu. Sesama virgo, ayo sini saling mentraktir. Kau sudah janji, bukan?