Awalnya saya niat lagi cari review film barat yang baru saya nonton (yep, saya sering kebiasaan membaca review sebuah film sambil menonton supaya bisa paham), saya ketemu sebuah artikel review serial anime berjudul "Usagi Drop" yang katanya bagus. Dan memang benar bagus, juga sederhana.
Anime ini bercerita tentang hubungan ayah-anak, mengingatkan saya dengan k-drama Miracle In Cell No.7 hanya saja ini berbeda :)
Dimulai dari pertemuan Daikichi Kawachi, bujangan berusia tigapuluhan dan seorang gadis kecil bernama Rin Kaga dalam upacara pemakaman kakek Daikichi. Rin ini adalah anak haram dari hubungan almarhum kakeknya Daikichi dengan seorang gadis muda yang kemudian pergi entah kemana. Ya, terdengar absurd. Inilah yang menjadi perdebatan keluarga Daikichi. Siapa yang mau mengasuh anak ini?
Daikichi yang tidak tahan mendengar perdebatan tanpa ujung dan juga merasa kasihan terhadap Rin yang semakin dikucilkan ini pun akhirnya memutuskan untuk mengasuh Rin untuk sementara. Disini mulailah Daikichi belajar. Mulai dari mengurus kebutuhan, menyekolahkan, bolak-balik mengantar jemput sampai rela turun jabatan agar kerjaannya tidak mengganggu saat mengurus Rin.
Saya jadi tidak bisa tidak jatuh cinta dengan kedua tokoh utama ini. Daikichi yang suami idaman bertanggungjawab dan Rin yang cerdas. Saya suka suara pengisi suaranya, sesuai >.<
Hal kedua yang saya suka dari anime ini yakni genrenya yang slice of life. Saya memang pecinta anime tetapi tidak semua bisa membuat saya bertahan menontonnya sampai habis. Apalagi kalau ceritanya sudah tidak masuk akal. Sayangnya, versi komik dari anime ini sendiri katanya memiliki ending yang bisa saya bilang 'rusak' di season 2 nya -..- Untungnya tidak sampai dianimekan juga, semoga... Hahaha.
Intinya anime ini baguslah. Mengajak kita mengenal dunia per-orangtua-an dan kedewasaan. Karena menjadi dewasa adalah pilihan *asike.

